Beranda

Thursday, July 5, 2018

Suasana Psikologis Yang Kondusif Pembelajaran Indoor & Outdoor


Suasana Psikologis Yang Kondusif Pembelajaran Indoor
Pendidikan Anak Usia Dini sangat penting dilaksanakan sebagai dasar bagi pembentukan kepribadian manusia secara utuh, yaitu untuk pembentukan karakter, budi pekerti luhur, cerdas, ceria, terampil dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pendidikan usia dini dapat dimulai di rumah atau dalam keluarga, perkembangan anak pada tahun-tahun pertama sangat penting dan akan menentukan kualitasnya di masa depan.
Oleh karena itu, upaya-upaya pengembangan anak usia dini hendaknya dilakukan melalui belajar dan melalui bermain (learning through games). Hal ini karena bermain merupakan kegiatan yang menyenangkan bagi anak melalui bermain anak memperoleh kesempatan untuk bereksplorasi (exploration), menemukan (finding), mengekspresikan (expression), perasaannya dan berkreasi (creation).
Untuk mencapai tujuan tersebut maka dilakukan kegiatan yang dapat dilakukan di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor). Kegiatan pembelajaran baik di indoor harus memperhatikan beberapa hal diantaranya sebagai berikut :
a)      Pengaturan penerangan, suhu udara, ventilasi
Kegiatan pembelajaran di dalam ruangan hendaknya dilengkapi dengan kondisi penerangan yang memadai. Penerangan dapat berasal dari cahaya matahari maupun penerangan dari lampu listrik. Selain itu ruangan hendaknya dilengkapi dengan ventilasi udara yang cukup sehingga sirkulasi udara menjadi lancar dan kondisi ruangan di dalam menjadi tidak panas. Dengan adanya ventilasi udara yang cukup, selain sebagai pintu masuk sirkulasi udara juga dapat berfungsi sebagai pusat penerangan alami jika di siang hari dan cuaca cerah. Untuk mengantisipasi kondisi cuaca tidak cerah atau gelap maka ruangan harus dilengkapi dengan penerangan yang berasal dari lampu listrik yang tingkat penerangannya mencukupi. Dengan adanya ventilasi udara yang cukup juga akan memberikan suhu ruangan menjadi lebih sejuk dan tidak panas. Jika dirasakan perlu maka ruangan dapat dilengkapi dengan alat pendingin ruangan.
b)      Kenyamanan
Dengan kondisi ruangan yang sejuk, tidak panas dan memiliki penerangan yang cukup akan menciptakan kenyamanan bagi anak selama melakukan kegiatan di dalam ruangan. Jika anak merasa nyaman selama berada dalam ruangan, maka anak akan terlihat gembira selama melakukan kegiatan pembelajaran indoor.
c)      Keamanan
Selain faktor kenyamanan, faktor keamanan juga harus menjadi bahan perhatian dari guru. Anak yang masih dalam proses perkembangan masih belum paham akan arti pentingnya keamanan. Untuk itu hendaknya guru mengatur dan menata perlengkapan dalam ruangan dengan baik dan aman bagi anak. Benda-benda atau perlengkapan yang membahayakan bagi anak hendaknya dijauhkan dari jangkauan anak.
d)     Daya tarik
Untuk meningkatkan motivasi belajar anak, hendaknya ruangan belajar didesain sedemikian rupa sehingga menarik perhatian anak. Ruangan dapat dihiasi dengan berbagai gambar yang menarik bagi anak. Selain itu dinding ruangan juga dapat digambar dengan lukisan yang menarik perhatian anak.
e)      Menumbuhkan tanggung jawab dan rasa pemeliharaan
Adanya berbagai sarana pembelajaran yang ada di dalam kelas hendaknya diatur dan ditata sedemikian rupa dan memiliki tempat penyimpanan masing-masing. Guru membiasakan pada anak agar menyimpan kembali berbagai alat dan media pembelajaran yang telah digunakan di tempat yang telah ditentukan. Hal ini bertujuan agar menumbuhkan tanggung jawab pada anak terhadap berbagai sarana yang ada dalam ruangan. Selain itu hal tersebut bertujuan agar berbagai sarana dan alat pembelajaran tersebut dapat terpelihara dengan baik dan dapat digunakan pada waktu yang akan datang.


2. Suasana Psikologis Yang Kondusif Pembelajaran Outdoor
Bermain outdoor membuat anak dapat menikmati kesenangan dan sangat membantu pertumbuhan dan perkembangannya. Berbagai macam area yang ada di lingkungan bermain outdoor yang dikelilingi alam yang natural sehingga anak-anak dapat mengobservasi benda-benda yang ada disekitarnya.
Hal yang paling penting dari penataan lingkungan outdoor adalah anak mendapatkan pengalaman yang unik. Misalnya science yang datang dengan sendirinya secara natural, yaitu berseksplorasi dan mengobservasi dengan tangannya sendiri. Anak dapat melihat tentang perubahan warna, memegang kulit kayu sebatang pohon, mendengar suara jangkrik atau mencium udara setelah hujan turun, anak-anak menggunakan semua perasaan mereka untuk belajar tentang dunianya.
Memperhatikan pentingnya tata lingkungan outdoor untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak maka anda harus memberikan perhatian serius dalam merancang dan menggunakan tempat bermain outdoor. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menata lingkungan outdoor yaitu sebagai berikut:
a.         Memberikan kesempatan dan kepercayaan pada anak
Dengan melakukan kegiatan pembelajaran di luar ruangan juga bertujuan untuk memberikan kesempatan dan kepercayaan pada anak agar dapat mengekspresikan dan mengembangkan berbagai potensi dirinya di luar ruangan. Dengan melakukan kegiatan di luar ruangan anak dapat melakukan berbagai macam kegiatan yang dapat menambah pengetahuannya dalam berbagai hal.  
b.        Kenyamanan
Lingkungan pembelajaran outdoor juga harus memperhatikan faktor kenyamanan. Hal ini bertujuan agar anak dapat melakukan berbagai aktivitas pembelajaran dengan rasa senang karena lingkungannya nyaman. Berbagai hal yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada anak hendaknya dijauhkan dari jangkauan anak. Misalnya adanya pohon yang berduri, batu-batu besar dan lain sebagainya.
c.         Pengawasan
Kegiatan pembelajaran outdoor hendaknya di lakukan pada lokasi pembelajaran yang merupakan tempat yang mudah dilakukan pengawasan baik oleh guru maupun oleh orang tua sehingga segala aktivitas anak dapat dikontrol dengan baik. Pengawasan tetap harus dilakukan oleh guru maupun oleh orang tua karena lingkungan outdoor merupakan lingkungan yang tanpa adanya batasan ruangan sehingga anak dapat berlari atau berjalan ke mana saja.
d.        Memastikan keamanan anak
 Anak dapat dengan leluasa mengekspresikan idenya dengan aktivitas yang dilakukannya. Salah satu faktor keselamatan dan keamanan adalah penyesuaian perlengkapan dan perlatan berkenaan dengan ukuran fisik anak. Kecelakaan sering terjadi apabila perlengkapan dan peralatan tidak cocok dengan kemampuan dan ukuran fisik anak.

No comments:

Post a Comment

About