Semestinya,
semakin tinggi penguasaan tinggi penguasaan terhadap Ipteks, harusnya manusia
semakin kritis dalam berpikir, semakin disiplin dalam bekerja, dan semakin
efisien dalam bertindak. Akan tetapi, pada kenyataannya kebanyakan manusia
justru semakin merasa dibuai dengan semua fasilitas dan produk yang dihasilkan
oleh Ipteks sekarang ini.
Dampak
langsung dari kemajuan Ipteks adalah kemudahan-kemudahan dalam beraktifitas.
Memang Ipteks diciptakan dengan tujuan untuk memberikan berbagai kemudahan dan
memperingan beban pekerjaan manusia yang tadinya sangat melelahkan menjadi
ringan. Namun, dampak negatif dari kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan
seni, dapat mengakibatkan masyarakat semakin terbuai, karena mereka hampir tak
sadar bahwa ternyata dirinya telah berada dalam situasi pola hidup konsumtif,
hedonistik, dan materialistik.
Perkembangan
IPTEKS yang demikian pesat mampu menciptakan perubahan-perubahan yang berpengaruh
yang demikian pesat mampu menciptakan perubahan-perubahan yang berpengaruh
langsung pada kehidupan masyarakat, khususnya dalam elemen-elemen sebagai
berikut:
1.
Perubahan di bidang intelektual;masyarakat meninggalkan kebiasaan lama atau
kepercayaan tradisional, mereka mulai mengambil kebiasaan serta kepercayaan
baru, setidaknya mereka telah melakukan reaktualisasi.
2.
Perubahan dalam organisasi sosial yang mengarah pada kehidupan politik.
3.
Perubahan dan benturan-benturan terhadap tata nilai dan tata lingkungannya.
4.
Perubahan di bidang industri dan kemampuan di medan perang.
Adanya sisi positif dan negatif
dari Ipteks maka sering dikatakan bahwa kemajuan Ipteks bermata dua atau
bersifat dilematis. Di satu sisi, Ipteks secara positif telah mendatangkan
rahmat, dalam arti dapat meningkatkan kesejahteraan hidup manusia. Oleh karena
itu, ada pihak yang menyatakan bahwa Ipteks menjadi ”tulang punggung
kesejahteraan”. Namun di sisi lain, seperti dapat kita amati dalam kehidupan,
penerapan, dan pemanfaatan Ipteks itu juga telah membawa dampak negatif atau
membawa laknat dalam bentuk munculnya masalah lingkungan, seperti pencemaran,
kekeringan, banjir, tanah longsor, dan kenaikan suhu udara global. Oleh karena
itu, kita sebagai umat manusia tentunya harus penuh kewaspadaan dan
kehati-hatian dalam menerapkan dan memanfaatkan Ipteks, yakni yang sesuai
dengan asas-asas keserasian, keseimbangan, maupun kelestarian. Dengan demikian,
kehidupan di bumi ini akan tetap berjalan secara seimbang dan lestari.
No comments:
Post a Comment