Keragaman
berasal dari kata ragam yang menurut kamus besar bahasa Indonesia artinya
Tingkah laku, Macam, jenis, Lagu, musik langgam, Warna, corak, ragi, Laras
(tata bahasa). Sehingga keragaman berarti perihal beragam-ragam, berjenis-jenis
perihal ragam, hal jenis. Keragaman yang dimaksud disini adalah suatu kondisi
dalam berbagai bidang, terutama suku bangsa dan ras, agama dan keyakinan,
ideologi, adat kesopanan serta situasi ekonomi.
Kesederajatan berasal dari kata sederajat yang
menurut KBBI artinya adalah sama tingkatan (pangkat, kedudukan). Dengan
demikian kontek kesederajatan disini adalah suatu kondisi dimana dalam
perbedaan dan keragaman yang ada manusia tetap memiliki satu kedudukan yang
sama dan satu tingkatan hierarki.
Berdirinya
Negara Indonesia dilatarbelakangi oleh masyarakat yang demikian majemuk, baik
secara etnis, geografis, cultural, maupun religius. Kita tidak dapat
mengingkari sifat pluralistic bangsa kita. Sehingga kita perlu member tempaat
bagi berkembangnya kebudayaan suku bangsa dan kebudayaan beragama yang dianut oleh
warg negar indonesi. Masalah suku bangsaa dan kesatuan- kesatuan nasional
di Indonesia telah menunjukkan kepada kita bahwa suatu Negara yang multietnik
memerlukan suatu kebudayaan nasional untuk menginfentasikaan peranan identitas
nasional dan solidaritas nasional di antara warganya. Gaagasan tentang
kebudayaan nasional Indosia yang menyaangkut kesadaran dan identitas sebagai
suatu bangsa telah dirancang saat bangsa kita belum merdeka.
Manusia secara
kodrat diciptakan sebagai makhluk yang mengangkat nilai harmoni. Perbedaan yang
mewujud baik secara fisik ataupun mental, sebenarnya merupakan kehendaak Tuhan
yang seharusnya dijadikan sebagai sebuah potensi untuk menciptakan sebuah
kehidupan yang menjunjung tinggi toleransi. Di kehidupan sehari-hari, kebudayaaan
suku bangsa dan kebudayaan agama, bersama-sama dengan pedoman kehidupan
berbangsa dan bernegara , mewarisi perilaku dan kegiatan kita. Berbagai
kebudayaan itu beriringan, saling melengkapi bahkan mampu untuk saling
menyesuaikan (fleksibel) dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi sering kali
terjadi malah sebaliknya. Perbedaan-perbedaan tersebut menciptakan ketegangan
hubungan antar anggota masyarakat.
No comments:
Post a Comment